Terbit di Tabloid Gema Baiturrahman, 27 April 2012
Tangan kanan Cut Abdullah cermat meraba al quran Braile di hadapannya. Sementara tangan kirinya memegang mikrofon. Di
depannya, 2 orang pelatih MTQ bersiap menyimak Al Quran yang hendak dibaca Tgk. Cut. Ia sejenak menarik nafas. Lalu, suara merdu lantunan ayat suci Al quran pun keluar dari bibirnya. Syahdu bergema dalam ruangan Mushalla Dinas Syariat Islam.
Di sanalah Tgk. Cut berlatih beberapa waktu belakangan ini. Setiap hari. Bersama peserta cabang tilawah lain, mereka bersiap menghadapi pergelaran MTQ di Ambon nanti. Saat berlatih Tgk. Cut selalu ditemani adik kandungnya, Tgk. Din. Di balik segala keterbatasannya itu, ternyata Tgk. Cut adalah unggulan kafilah Aceh untuk cabang tilawah tuna netra.








